Showing posts with label renungan. Show all posts
Showing posts with label renungan. Show all posts

ALIRAN AGAMA ISAM DI INDONESIA

 BAB I

PENDAHULUAN

Munculnya fenomena aliran sesat tidak terlepas dari problem psikologis baik para tokoh pelopornya, pengikutnya serta masyarakat secara keseluruhan. Problem aliran sesat mengindikasikan adanya anomali nilai-nilai di masyarakat.

Aliran sesat bukan fenomena baru, selain dia mengambarkan anomali, juga kemungkinan adanya deviasi sosial yaitu selalu ada komunitas yang abnormal. Baik ia berada dalam abnormalitas demografis, abnormalitas sosial, maupun abnormalitas psikologis. Sedangkan bentuk deviasi dapat bersifat individual, situasional dan sistemik (Kartono, 2004:16). Abnormalitas perilaku seseorang tidak dapat diukur hanya dengan satu kriteria, karena bisa jadi seseorang berkategori normal dalam pengertian kepribadian tetapi abnormal dalam pengertian sosial dan moral. Demikian halnya dengan para penganut aliran sesat, akan diperoleh kriterium kategori yang tidak tegas. Salah satu yang paling mungkin untuk menyatakan kesesatan adalah defenisi atau batasan ketidaksesatan yang bersifat formalistik atau diakui sebagai batasan institusional.

Aliran sesat didefinisikan sebagai aliran yang menyimpang dari mainstream masyarakat, namun batasan ini menjadi rancu karena kriteria kesesatan bersifat multikriteria. Oleh karena itu silang pendapat apakah suatu aliran sesat atau tidak merupakan masalah tersenidri yang tidak mudah.

Aliran hanya dapat dinyatakan sebagai sesat apabila mengacu pada satu kumpulan kriteria yang dinyatakan secara apriori sebagai “tidak sesat”. Oleh karena itu ukuran sosiologis, politis dan psikologis hanya merupakan penjelas saja tentang kemungkinan-kemungkinan mengapa seseorang/kelompok menjadi bagian dari aliran sesat.

 

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan sepuluh kriteria suatu aliran dapat digolongkan tersesat. Namun, tidak semua orang dapat memberikan penilaian suatu aliran dinyatakan keluar dari nilai-nilai dasar Islam.‘’Suatu paham atau aliran keagamaan dapat dinyatakan sesat bila memenuhi salah satu dari sepuluh kriteria,'’ kata Ketua Panitia Pengarah Rakernas MUI Tahun 2007, Yunahar Ilyas, di Jakarta, Selasa (6/11).Sekretaris MUI, Ichwan Sam, menambahkan, kriteria tersebut tidak dapat digunakan sembarang orang dalam menentukan suatu aliran itu sesat dan menyesatkan atau tidak. ‘’Ada mekanisme dan prosedur yang harus dilalui dan dikaji terlebih dahulu. Harus diingat tidak semudah itu mengeluarkan fatwa,'’ tegasnya.Pedoman MUI itu menyebutkan, sebelum suatu aliran atau kelompok dinyatakan sesat, terlebih dulu dilakukan penelitian. Data, informasi, bukti, dan saksi tentang paham, pemikiran, dan aktivitas kelompok atau aliran tersebut diteliti oleh Komisi Pengkajian.Selanjutnya, Komisi Pengkajian memanggil pimpinan aliran atau kelompok dan saksi ahli atas berbagai data, informasi, dan bukti yang didapat. Hasilnya kemudian disampaikan kepada Dewan Pimpinan. Bila dipandang perlu, Dewan Pimpinan dapat menugaskan Komisi Fatwa untuk membahas dan mengeluarkan fatwa. ‘’Di batang tubuh fatwa mengenai aliran sesat, juga ada poin yang menyatakan akan menyerahkan segala sesuatunya kepada aparat hukum dan menyeru masyarakat jangan bertindak sendiri-sendiri,'’ jelas Ichwan.Wapres, Jusuf Kalla, meminta seluruh komponen masyarakat, terutama para ulama dan tokoh agama, tidak lari menyikapi maraknya aliran sesat. ‘’Untuk menyikapi aliran sesat ini, kita tidak bisa menggunakan langkah-langkah kekerasan, seperti lempar-lemparan, bakar-bakaran, dan sebagainya. Polisi dan jaksa BOLEH mengambil tindakan formal, tetapi jika secara hati nurani tidak selesai. Kita harus introspeksi,'’ kata Kalla di hadapan peserta Rakernas MUI. Pemerintah, sambung Menag, Maftuh Basyuni, terus berupaya meyakinkan para penganut aliran sesat agar dapat kembali ke jalan yang benar. Upaya kekerasan atau anarkis dalam menyikapi aliran sesat, menurut Maftuh, tak akan menyelesaikan masalah.

‘’Malah akan menambah genting suasana. Toh sekarang sudah banyak tokoh aliran sesat yang ditangkap dan menyerahkan diri, tergantung aparat untuk menindaklanjutinya.'’

Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Adian Husaini, menyebut keluarnya putusan MUI sebagai sesuatu yang ditunggu-tunggu umat Islam. ‘’Dengan demikian, jelas apa saja kriteria aliran sesat itu,'’ kata Adian. Sepuluh kriteria yang ditetapkan MUI itu merupakan ajaran Islam yang mendasar. ‘’Ini penekanannya lebih untuk umat sendiri.'’

 

Sepuluh Kriteria Aliran Sesat

1. Mengingkari rukun iman dan rukun Islam

2. Meyakini dan atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dalil syar`i (Alquran dan as-sunah),

3. Meyakini turunnya wahyu setelah Alquran

4. Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Alquran

5. Melakukan penafsiran Alquran yang tidak berdasarkan kaidah tafsir

6. Mengingkari kedudukan hadis Nabi sebagai sumber ajaran Islam

7. Melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul

8. Mengingkari Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul terakhir

9. Mengubah pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan syariah

10. Mengkafirkan sesama Muslim tanpa dalil syar’i

Perbedaan Pendapat dan Perpecahan yang Menjadi pengaruh munculnya aliran sesat.

Sesungguhnya ikhtilaf (perbedaan pendapat) adalah sunatullah namun Ikhtilaf yang membawa iftiraq (perpecahan) itulah yang dicela oleh Allah SWT. Sebab timbulnya iftiraq pada mulanya terjadi karena sebab yang sepele. Namun karena pelakunya mengedepankan hawa nafsu maka hal sepele menjadi besar dan berakibat pada perselisihan dan perpecahan. Secara garis besar di antara sebab munculnya Al Firaq Al Islamiyah (seperti : Khawarij, Syi'ah, Mu'tazilah, Murji'ah, dll.) adalah:

1. Ghuluw (berlebih-lebihan dalam bersikap), contoh : Khawarij berangkat dari pemahaman yang berlebihan terhadap ayat-ayat wa'id (ancaman) sehingga mereka mengkafirkan kaum Muslimin yang melakukan dosa besar. Sedang Syi'ah muncul karena sikap yang berlebihan dalam mencintai sebagian sahabat Rasul yaitu Ali ra dan para Ahlul Bait.

2. Membantah bid'ah dengan bid'ah yang semisal, contoh : Murji'ah ingin mencounter Khawarij yang berlebih-lebihan dalam menghukumi pelaku dosa besar namun akhirnya mereka terjerumus pada bid'ah baru yaitu menganggap pelaku dosa besar sebagai mukmin dengan keimanan yang sempurna.

3. Pengaruh dari luar Islam, contoh : Syi'ah, karena muassis (gembong)nya adalah Yahudi yaitu Abdulah bin Saba'. Begitu juga Qodariyah, pencetusnya adalah seorang Nashrani, Jahmiyyah pencetusnya Yahudi.

4. Mengedepankan akal.

5. Filsafat Yunani, contoh : Mu'tazilah banyak dipengaruhi oleh filsafat Yunani.

Selain itu ada yang disebabkan oleh :

1. Ulama yang beraqidah menyimpang,

2. Kebodohan kaum Muslimin.

3. Tidak memiliki standar pemahaman yang benar.

4. Ikhtilaf yang didasari hawa nafsu.

5. Rasa Ashabiyah (fanatisme golongan).

6. Hasad (dengki)

7. Kecenderungan menyuburkan bid'ah dan hawa nafsu.

8. Menuhankan akal dan menomorduakan naql (dalil).

9. Pengaruh eksternal.

 

BAB II

BERBAGAI ALIRAN SESAT YANG BERKEMBANG DI INDONESIA

 

1. Aliran Pembaharu Isa Bugis

Isa Bugis lahir tahun 1926 di kota Bhakti Aceh Pidie. Isa Bugis ingin menerjemahkan dan menganalisa agama Islam berdasarkan teori pertentangan antara dua hal. Seperti misalnya ideologi komunis dengan kapitalis, antara nur dan kegelapan. Ia berusaha untuk mengilmiahkan agama dan kekuasaan Tuhan dan akan menolak semua hal-hal yang tidak bisa diilmiahkan atau tidak bisa diterima akal. Oleh karena itu ajaran Isa Bugis ini banyak diikuti oleh para intelek yang cenderung lebih menggunakan akal dan pikiran.

Pokok-Pokok Ajaran Isa Bugis:

a. Air Zam-zam di Makkah adalah air bekas bangkai orang Arab.

b. Semua tafsir Al Qur'an yang ada sekarang harus dimuseumkan karena semuanya salah.

c. Menolak semua mukjizat para Nabi dan Rasul, seperti kisah Nabi Musa as membelah laut dengan tongkatnya dalam Al Qur'an adalah dongeng lampu Aladin.

d. Nabi Ibrahim as menyembelih Ismail adalah dongeng.

e. Ka'bah adalah kubus berhala yang dikunjungi oleh turis setiap tahun.

f. Ilmu Fiqih, Ilmu Tauhid, dan sejenisnya adalah syirik. Ulama yang mengajarkan ilmu ini harus disingkirkan ke Pulau Seribu.

g. Al Qur'an bukan bahasa Arab, sehingga untuk memahami Al Qur'an tidak perlu belajar bahasa Arab, tata bahasa Arab dan sejenisnya.

h. Setiap orang yang intelek diberi kebebasan untuk menafsirkan Al Qur'an walau tidak mengerti bahasa Arab.

i. Ajaran Nabi Muhammad adalah pembangkit imperialisme Arab.

j. Ajaran Qurban pada waktu Iedhul Adha tidak ada dasar kebenarannya.

k. Mubaligh-mubaligh Islam yang menyebarkan agama ke luar tanah Arab adalah pemabuk dzulumat yang haus darah dan harta.

l. Indonesia adalah diantara dari sekian banyak korban dari kebiadaban Arabisme.

m. Lembaga Pembaharu (yang dipimpin oleh Isa Bugis) adalah Nur, sedangkan orang atau golongan di luar itu adalah Dzulumat, sesat serta kafir.

n. Sekarang masih periode Makkah sehingga belum diwajibkan shalat, puasa dll. Begitu juga minuman yang memabukkan seperti khamar dan sejenisnya belum diharamkan.

 

2. Faham Inkar Sunnah

Faham sesat ini mucul sekitar tahun 1980-an. Mereka menamakan pengajian yang mereka adakan dengan sebutan kelompok Qur'ani (kelompok pengikut Al Qur'an).

Tokohnya antara lain Luqman Saad Direktur perusahaan penerbitan PT. Ghalia. Pada awalnya Luqman Saad merintis usaha percetakannya dengan tangan. Namun ketika ia bolak-balik ke Belanda untuk suatu urusan yang tidak diketahui kemudian ia memiliki peralatan modern yang didatangkan dari negeri Belanda. Dengan mesin cetaknya itulah ia banyak mencetak buku-buku yang berisi ajaran sesat Inkarus Sunnah. Selain itu juga Ir. Irham Sutarto ketua serikat buruh PT. Unilever (Belanda). Tidakkah ini merupakan permainan orang Yahudi di Belanda dalam menghancurkan Islam di Indonesia? Setelah dilakukan pelacakan akhirnya ditemukan dedengkotnya adalah Marinus Taka keturunan Indo Jerman yang tinggal di Jalan Sambas 4 No.54 Depok Lama daerah dimana banyak bermukim peranakan Belanda dengan gerejanya yang terpadat untuk seluruh Indonesia. Marinus Taka mengaku bisa membaca Al Qur'an tanpa belajar dan tanggal 4 Juni 1983 ditangkap oleh Kodim Jakarta Utara.

 

 

 

Pokok-Pokok Ajaran Inkarus Sunnah:

a. Tidak percaya kepada semua hadits Rasulullah SAW, menurut mereka hadits itu bikinan Yahudi untuk menghancurkan Islam dari dalam.

b. Dasar hukum dalam Islam hanya Al Qur'an saja.

c. Syahadat mereka : Insyahadu bianna Muslimun.

d. Shalat mereka macam-macam ada yang dua rokaat-dua rokaat dan ada juga yang shalatnya hanya 'eling' saja.

e. Puasa wajib bagi mereka yang melihat bulan saja, kalau yang lihat bulan hanya satu orang maka hanya orang itu saja yang wajib puasa. Mereka merujuk pada ayat : faman syahida minkumus Syahra falyasumhu.

f. Haji BOLEH dilakukan selama 4 bulan Haram yaitu : Muharram, Rajab, Dzulqa'dah dan Dzulhijjah.

g. Pakaian Ihram adalah pakaian orang Arab dan bikin repot. Oleh karena itu mereka menunaikan haji menggunakan baju biasa atau jas.

h. Rasul tetap diutus sampai hari Kiamat.

i. Nabi Muhammad tidak berhak menjelaskan tentang ajaran Al Qur'an (kandungan isi Al Qur'an).

j. Orang yang meninggal dunia tidak disholati karena tidak ada perintah di Al Qur'an.

 

3. Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII)

Didirikan oleh Mendiang Nur Hasan Ubaidah Lubis (Luar Biasa), awalnya bernama Darul Hadits (DH) tahun 1951. Karena meresahkan masyarakat Jawa Timur maka DH dilarang oleh PAKEM - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Kemudian berganti nama menjadi Islam Jama'ah. Banyak artis yang tertarik dengan ajaran ini antara lain karena adanya ajaran tebus dosa. Karena kembali meresahkan masyarakat di Jakarta akhirnya dilarang melalui SK Jaksa Agung RI No. Kep.-08/D.A/10.1971 tanggal 29 Oktober 1971.

Karena dilarang, maka Imam Jama'ah ini meminta perlindungan kepada Letjen. Ali Murtopo wakil Kepala Bakin yang terkenal sangat anti Islam. Setelah mendapat perlindungan maka menyatakan diri masuk Golkar dan berganti nama menjadi LEMKARI (Lembaga Karyawan Dakwah Islam). Karena meresahkan masyarakat Jawa Timur kemudian dibekukan oleh Gubernur Jawa Timur Sularso. Dalam mubes di Asrama Haji Pondok Gede tahun 1990, LEMKARI berganti nama menjadi LDII atas anjuran Mendagri Rudini agar tidak rancu dengan nama LEMKARI (Lembaga Karatedo Indonesia).

Pokok-Pokok Ajaran Islam Jama'ah / LDII:

a. Orang Islam di luar kelompok mereka adalah kafir dan najis, termasuk kedua orang tua sekalipun.

b. Kalau ada orang di luar kelompok mereka yang melakukan shalat di masjid mereka maka bekas tempat sholatnya dicuci karena dianggap sudah terkena najis.

c. Wajib taat pada amir atau Imam mereka.

d. Mati dalam keadaan belum baiat kepada Amir/Imam LDII maka akan mati jahiliyah (kafir).

e. Al Qur'an dan Hadits yang BOLEH diterima adalah yang mankul (yang keluar dari mulut Imam/Amir mereka) selain itu haram diikuti.

f. Haram mengaji Al Qur'an dan Hadits kecuali kepada Imam/Amir mereka.

g. Dosa bisa ditebus kepada sang Amir atau Imam dan besarnya tebusan tergantung besar kecilnya dosa yang diperbuat dan ditentukan oleh Amir/Imam.

h. Harus rajin membayar infak, shodaqoh dan zakat kepada Amir/Imam mereka. Selain kepada mereka adalah haram.

i. Harta benda diluar kelompok mereka dianggap halal untuk diambil atau dimiliki dengan cara bagaimanapun, misalnya: merampok, mencuri, korupsi dll. asal tidak ketahuan. Bila berhasil menipu orang Islam diluar mereka dianggap berpahala besar.

j. Bila mencuri harta orang selain LDII ketahuan maka kesalahannya adalah ketahuan itu.

k. Harta, zakat, infaq dan shodaqoh yang sudah diberikan kepada Amir/Imam haram ditanyakan catatannya atau penggunaannya.

l. Haram membagikan daging Qurban/Zakat Fitrah kepada orang Islam diluar kelompoknya.

m. Haram shalat di belakang Imam yang bukan dari kelompok mereka, kalaupun terpaksa tidak perlu wudhu dan harus diulang.

n. Haram menikahi orang di luar kelompoknya.

o. Perempuan LDII kalau mau bertamu di rumah orang selain kelompoknya harus memilih waktu haid (dalam keadaan kotor).

p. Kalau ada orang di luar kelompok mereka bertamu ke rumah mereka maka bekas tempat duduknya harus di cuti karena dianggap najis.

Imam mereka, Nur Hasan Ubaidah meninggal tanggal 31 Maret 1982 dalam kecelakaan lalu lintas antara Tegal Cirebon di dalam mercy Tiger B 8418 EW tatkala ingin menghadiri kampanye Golkar. Sang Imam meninggalkan harta yang banyak dan digantikan oleh putranya Abdu Dhohir dan dibaiat sebelum mayat ayahnya dikubur.

Perwakilan gerakan ini berkembang hingga ke Amerika, Suriname, Australia, Jerman bahkan di Arab Saudi.

 

4. Agama Ahmadiyah

Agama Qadian didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad di India. Mirza dianggap sebagai Nabi yang disejajarkan dengan Nabi Isa as., Nabi Musa as., Nabi Daud as.

Agama ini bermaksud untuk menyaingi Kenabian Muhammad SAW. Ahmadiyah masuk Indonesia tahun 1935 dan tersebar. Pusatnya sekarang di Parung Bogor.

Mempunyai majalah Nur Islam (sebagai pengganti Sinar Islam yang telah dilarang). Aliran ini sudah dilarang namun hanya secara lokal. MUI serta organisasi Islam lainnya telah mengirim surat kepada Pemerintah (Kejagung RI) tetapi belum mendapat tanggapan.

Pokok-Pokok Ajaran Ahmadiyah:

a. Mirza Ghulam Ahmad mengaku dirinya Nabi dan Rasul utusan Tuhan.

b. Mengaku menerima wahyu di India. Kitab suci mereka bernama Tadzkirah. Isinya memutarbalikkan ayat-ayat suci Al Qur'an, ayat yang awal diputar ke belakang, ayat yang satu disambung ayat lainnya sesuai dengan selera nabi India tersebut.

c. Mengakui Kitab mereka sama sucinya dengan Al Qur'an.

d. Wahyu tetap turun sampai hari kiamat begitu juga Nabi dan Rasul diutus sampai hari kiamat.

e. Mempunyai tempat suci sendiri yaitu Qadian dan Rabwah. Nabi Mirza tidak pernah naik haji ke Makkah.

f. Mereka mempunyai surga sendiri yang letaknya di Qadian dan Rabwah dan sertifikat kapling surga tersebut di jual kepada jama'ahnya dengan harga sangat mahal.

g. Wanita Ahmadiyah haram nikah dengan laki-laki bukan Ahmadiyah tetapi sebaliknya BOLEH.

h. Tidak BOLEH bermakmum dibelakang orang yang bukan Ahmadiyah.

i. Ahmadiyah mempunyai tanggal, bulan dan tahun sendiri yaitu Suluh, Tabliqh, Aman, Syahadah, Hijrah, Ikhsan, Wafa', Zuhur, Tabuk, Ikha', Nubuwah, Fatah. Nama tahunnya adalah Hijri Syamsi (HS).

 

5. Gerakan Syi'ah

Agama Syi'ah adalah agama dendam kesumat. Pencetusnya adalah Abdullah bin Saba tokoh YAHUDI yang pura-pura masuk Islam di zaman Sahabat Nabi.

Rukum Iman Agama Syi'ah tidak termasuk percaya kepada Qadha' dan Qadar, yaitu : Percaya kepada keesaan Allah, Percaya kepada keadilan, Percaya kepada kenabian, Percaya kepada Imamah, Percaya kepada sa'ah (hari kiamat). Karena tidak iman kepada Qadha' dan Qadar itulah maka kematian cucu Rasulullah SAW, Husen di Padang Karbala, diratapi dari dulu hingga sekarang. Dalam meratapi, mereka memukul badan, dada dan kepala hingga berlumuran darah padahal tidak ada ajaran samawi yang membolehkan menganiaya diri karena mencintai seseorang.

Ahlul baiyt (seisi rumah dengan Rasulullah SAW) menurut mereka adalah Ali bin Abi Thalib, Fatimah dan kedua puteranya, Hasan dan Husein. Sedangkan Khadijah yang begitu besar jasanya terhadap agama Islam tidak termasuk.

Pokok-Pokok Ajaran Syi'ah:

a. Hadits tidak hanya dari Nabi Muhammad SAW saja tetapi juga dari ucapan para Imam mereka sampai hari kiamat.

b. Al Qur'an yang beredar sudah dipalsukan dan yang asli dibawa oleh Imam Muntadhar (yang ditunggu munculnya kembali di dunia).

c. Menghalalkan nikah Mut'ah (kawin kontrak / pelacuran mengatasnamakan agama) padahal sudah dilarang Islam. Banyak digandrungi oleh muda mudi atau pejabat yang kurang pengetahuan, padahal sama saja dengan zinah.

d. Syi'ah memandang Imam itu maksum.

e. Syi'ah memandang bahwa menegakkan agama adalah rukun agama.

f. Syi'ah menolak hadits yang tidak diriwayatkan oleh ahlul bait.

g. Tidak mengakui Abu Bakar, Umar dan Utsman Radhiyallahu 'anhum.

Gerakan Syi'ah luar biasa aktif di Indonesia (karena banyak penduduk muslimnya namun kurang pengetahuan agamanya). Mereka pandai menempatkan orang-orangnya di posisi penting a.l. : DR. Jalaluddien Rahmat untuk menggarap keluarga mantan wapres Soedarmono serta kelompok elit di Kebayoran Baru dengan nama yayasan Pengajian Sehati. Ir. Haidar Bagir (pemimpin umum Republika untuk menggarap orang-orang dekat Habibie dan kelompok intelektual). Prof. DR. Quraisy Shihab yang menggarap tokoh agama yaitu untuk mementahkan keputusan-keputusan MUI jika ada keputusan MUI yang keras terhadap aliran sempalan. LPPI pernah mengeluarkan brosur kecil yang berjudul : Syi'ah dan Quraisy Shihab.

Gerakan ini mempunyai yayasan yang bergerak di bidang pendidikan dan pesantren antara lain :

a. Yayasan Muthohari Bandung

b. Yayasan Al Muntadhor Jakarta

c. Yayasan Mulla Sadra Bogor

d. Yayasan Pesantren Yapi Bangil (IPANI : Ikatan Pemuda Ahlu Bait)

e. Yayasan Muhibbin Probolinggo

f. Pesantren Al Hadi Pekalongan

g. Yayasan Yapisma Malang

h. Yayasan Madinatul Ilmi Depok

i. Yayasan Darul Habib Jakarta

j. Yayasan Yasin Surabaya

k. Yayasan Babul Ilmi Jakarta (Jatibening)

 

6. Gerakan Lembaga Kerasulan (LK)

Mereka berpendapat bahwa Rasul itu diutus sampai kiamat. Rasul itu personnya, oleh sebab itu harus ada lembaganya (sama dengan Menteri dengan Departemennya).

Kalau Rasul meninggal maka harus ada Rasul baru yaitu Imam mereka. Tidak taat pada Imam mereka berarti tidak taat pada Rasul dan itu dosa besar.

Gerakan ini ingin mendirikan NII (Negara Islam Indonesia) versi mereka sendiri dengan tokohnya : Aceng Syaifuddin.

Pokok-Pokok Ajarannya:

a. Rasul diutus sampai hari kiamat.

b. Wajib bai'at seta taat pada Imam.

c. Dosa bisa ditebus dengan uang kepada Imam. Besar kecilnya tergantung besar kecil dosa.

d. Di luar kelompok mereka adalah kafir.

e. Perkawinan harus dihadapan imam mereka dan diadakan oleh imam mereka. Sedangkan orang tua tidak perlu tahu.

f. Membagi periode Makkah dan Madinah. Sekarang dianggap masih periode Makkah, jadi belum wajib Sholat, puasa, haji serta belum diharamkan khamar dan minuman memabukkan lainnya.

g. Mengaji harus kepada Imam.

 

7. Ajaran Lia Aminuddin, Agama Salamullah

Lia Aminuddin, umur 51 tahun tinggal di Jl. Mahoni 30 Jakarta Pusat. Ada beberapa buku yang sudah dikarang olehnya:

a. Perkenankan aku menjelaskan sebab taqdir.

b. Pancasila menuju Zam-zam

c. Lembaga Al Hira, fatwa Jibril as. VS fatwa MUI.

d. Puisi-puisi mendalami kerukunan Nasional.

 

Pokok-Pokok Ajarannya:

a. Malaikat Jibril akan muncul lagi ke Bumi dan bersemayam di diri Lia, maka dimanapun Lia berada selalu bersama Malaikat Jibril as.

b. Lia mengakui menjadi juru bicara Jibris as. dan mengaku sebagai Nabi/Rasul.

c. Lia mengaku mendapatkan wahyu.

d. Lia mengaku mendapatkan mukjizat.

e. Agama yang dibawa oleh Lia bernama Salamullah / Agama Perenialisme yang menghimpun segala agama.

f. Lia mengaku sebagai Imam Mahdi.

g. Imam Mukti (anaknya) dianggap sebagai Nabi Isa as.

h. Abdul Rahman diyakini sebagai wa'sil/Imam besar.

i. Mencukur semua jenis rambut lalu membakarnya dianggap sebagai bentuk ibadah yang diperintahkan Jibris melalui Lia Aminuddin (seperti bayi yang baru lahir).

 

 

8. Ajaran Bijak Bestari

Yayasan Imperium Zakita Mata di didirikan oleh HMA Bijak Bestari, lahir di Binjai, Sumatra Utara, 30 Maret 1943.

Pokok-Pokok Ajarannya:

a. Mengaku bahwa HMA (Huwa Mu'jizatul A'la Allahu Akbar) itu Allah. Allah tertinggi. Allah itu Dzat yang menyeluruh. Pada Allah itu ada jabatan-jabatan. Ada Allahu Akbar ada Ar Rahman dan ada ayat kursi yang memiliki fungsi-fungsi. Diantara fungsi-fungsi itu, yang tertinggi adalah HMA.

b. Imperium Zakiya Makta Foundation milik HMA terbentuk atas dasar diturunkannya penugasan dari Allah yang Maha Besar mutlak 100% pada tanggal 2 Mei 2001 pukul 00.00 WIB yang diterima langsung oleh HMA Bijak Bestari.

c. Imperium Zakiya Makta sebagai Pusat Komando, Deteksi dan Informasi Ghoib dan Ajaib yang mencakup alam semesta raya secara keseluruhan, mulai alam dimensi 1 sampai alam dimensi 900. Mengadakan apa yang disebut "Penafsiran Ghaib" dengan melakukan kontak gaib dengan pemimpin ayat masing-masing. Bila kita kontak, kita bisa tanyakan semua "Ini apa maksudnya?"

Inti ajaran Zakiya Makta adalah keilmuan hiper metafisik yang merupakan jalan keluar untuk segala keperluan positif.

 

9. Agama (faham) Baha'i

Timbul dari kalangan Syi'ah di Iran pada abad 19. Pencetusnya adalah Mirza Ali Muhammad. Mendakwa dirinya sebagai Al Baab, artinya pintu, yaitu pintu yang menghubungkan manusia dengan iman yang hilang yang akan keluar pada akhir zaman.

Ajarannya dinamakan Babiyah. Ia mengangkat dirinya sebagai Imam Mahdi. Setelah meninggal ajarannya dikembangkan oleh muridnya Mirza Husein Ali. Husein Ali juga mengangkat dirinya sebagai Nabi, juga Al Masih yang dijanjikan.

 

Pokok-Pokok Ajaran:

d. Semua agama samawi (Yahudi, Islam, Kristen) itu sama karena berasal dari Tuhan yang sama, oleh karena itu ketiga agama tersebut harus disatukan, yang ada hanyalah dienullah (agama Tuhan) atau mereka sebut juga agama Internasional.

e. Ajaran Baha'i merupakan campuran antara falsafah Pantaisme, ajaran Taurat, Injil dan Tasawwuf dalam Islam.

 

Ajaran ini telah dilarang melalui SK Perdana Menteri RI No.112/PM/1959. Setelah mati selama 42 tahun, begitu Gus Dur terpilih menjadi Presiden RI, pengurus Baha'i datang ke Presiden Gus Dur untuk melakukan lobi. Dan untuk diketahui aliran ini telah memberikan hidupnya untuk propaganda bagi kembalinya orang-orang Yahudi ke bumi Palestina.

 

10. Tarekat Naqsyabandiyyah Prof. DR. Kadirun Yahya.

Kadirun Yahya dilahirkan di Pangkan Brandan 20 Juni 1917. Pada dasarnya Kadirun Yahya adalah seorang ilmuwan di bidang Fisika, Kimia dan Filsafat.

Perkenalannya dengan ajaran Tarekat Naqhsabandiyyah di mulai pada tahun 1941 di Sumut bersama Syekh Syahbuddin. Lalu berguru degnan Syekh Muhammad Hasyim Buayan. Ia mengklaim bahwa ajaran "metafisika" yang dianutnya merupakan ajaran Rasulullah SAW yang diwariskan kepadanya berasal dari Jabal Qubais.

Pokok-Pokok Ajaran:

a. KH. Hasyim, gurunya, berkata "aku tadi telah meninggal 4 jam, tetapi aku permisi pada Tuhan Allah untuk hidup lagi agak sebentar, karena ada lagi yang lupa belum aku turunkan pada anak." Beberapa hari setelah itu sang guru berpulang.

b. Tenaga Allah adalah ibarat listrik dan wasilah, pengantar atau ibarat saluran yang menghubungkan antara manusia dan Allah melalui Mursyid dan silsilahnya serupa kawat listrik.

c. Untuk tujuan tertentu, ia memakai sebuah tongkat. Dengan tongkat tersebut ia dapat langsung memusatkan energi Ilahi ke arah obyek yang ia tuju. Ia bisa mematikan yang hidup dan menghidupkan yang mati. Untuk tujuan lain, air atau batu yang telah disalurkan padanya kalimah Allah, dapat dipakai sebagai kondensator yang berisi energi Ilahi yang sama.

d. Ilmu Tasawwuf dan Sufi adalah satu ilmu dalam agama Islam yang sangat dalam dan sangat halus. Yang mampu menembus ke dalam alam bil ghaib, alam batin, yang sudah jelas sulit diilmiahkan, apalagi di zaman dahulu kala.

e. Dzikrullah dengan metode tarekatullah ialah dzikrullah yang mampu langsung mendorong turunnya dzikrullah Maha Suci, Maha Akbar dari sisi Allah SWT.

 

11. ISLAM Liberal

Islam Liberal atau JIL (Jaringan Islam Liberal) adalah kemasan dari kelompok lama yang orang-orangnya dikenal nyeleneh. Kelompok nyeleneh itu setelah berhasil memposisikan orang-orangya dalam jajaran yang mereka sebut pembaharu atau modernis. Mula-mula yang dilakukan adalah mengacaukan istilah. Mendiang Dr. Harun Nasution Direktur Pasca Sarjana IAIN Jakarta berhasil mengelabui para mahasiswa perguruan tinggi Islam di Indonesia dengan cara mengacaukan istilah. Yaitu memposisikan orang-orang yang nyeleneh sebagai Pembaharu. Diantaranya Rifa'at At-Thahthawi (orang Mesir alumni Paris yang menghalalkan dansa-dansi laki perempuan campur aduk) oleh Harun diangkat sebagai pembaharu dan bahkan dibilang sebagai pembuka pintu ijtihad. Pemutarbalikan fakta ini dilakukan secara resmi di IAIN antara lain melalui bukunya "Pembaharuan dalam Islam, Sejarah Pemikiran dan Gerakan, terbit 1975).

Pengacauan istilah lainnya dilakukan oleh Nurcholish Madjid yang belajar Islam (kepada dosen-dosen Yahudi) di perguruan tinggi Amerika, Chicago - dengan cara mengembalikan istilah kepada bahasa lalu diselewengkan artinya, persis seperti dilakukan Darmogandul dan Gatoloco : yaitu sosok penentang dan penolak syari'at Islam di Jawa. Nurcholish menempuh : Islam dikembalikan kepada al Din, kemudian diberi makna yaitu hanyalah agama (tidak punya urusan dengan kehidupan dunia, bernegara) lalu dari pemaknaan itu menolak diterapkannya syari'at Islam dalam kehidupan. Mari kita simak kutipan tulisan Nurcholish sbb:

"sudah jelas, bahwa fikih itu, meskipun telah ditangani oleh kaum reformis, sudah kehilangan relevansinya dengan pola kehidupan zaman sekarang. Sedangkan perubahan secara total agar sesuai dengan pola kehidupan modern, memerlukan pengetahuan yang menyeluruh tentang kehidupan modern dalam segala aspeknya, sehingga tidak hanya menjadi kompetensi dan kepentingan umat Islam saja, melainkan juga orang-orang lain. Maka, hasilnya pun tidak perlu hanya merupakan hukum Islam, melainkan hukum yang meliputi semua orang, untuk mengatur kehidupan bersama."

Tanggapan : menganggap fiqh telah kehilangan relevansinya adalah satu pengingkaran. Bagaimana umat Islam bisa berwudhu, sholat, zakat, puasa, nikah, waris dan mengetahui halal/haram jika fiqh telah tidak relevan?

Faham JIL mudahnya, menjurus pada sekularisme, inklusifisme dan pluralisme agama (menganggap semua agama itu sejajar, paralel dan prinsipnya sama hanya beda teknis) dan kita tidak BOLEH memandang agama lain dengan memakai agama yang kita peluk (ini lebih jauh lagi pemurtadannya).

Ahmad Wahib, yang mengaku sekian tahun diasuh oleh pendeta dan romo, fahamnya menafikan Qur'an dan Hadits, yaitu:

"Menurut saya sumber-sumber pokok untuk mengetahui Islam atau katakanlah bahan-bahan dasar ajaran Islam, bukanlah dengan Qur'an dan Hadits melainkan Sejarah Muhammad."

Jadi Al Qur'an dan Hadits dia anggap hanya sebagian dari sumber sejarah Muhammad, jadi hanya bagian dari sumber ajaran Islam, yaitu Sejarah Muhammad. Al Qur'an disejajarkan dengan iklim Arab, adat istiadat Arab dan lain-lain. Jadi Al Qur'an dan Hadits dianggap bukan landasan Islam, hanya setingkat adat Arab saja.

Tokoh-tokohnya:

o Nurcholish Madjid - Paramadina Jakarta

o Charles Kurzman - University North Carolina

o Azyumardi Azra - IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta

o Abdallah Laroui - Muhammad V University Maroko

o Masdar F. Mas'udi - Pusat Pengembangan Pesantren dan Masyarakat Jakarta

o Goenawan Mohammad - Majalah Tempo

o Edward Said

o Djohan Effendi - Deakin University Australia

o Abdullah ahmad an-Naim - University of Khartoum Sudan

o Jalaludin Rahmat, Yayasan Muthahhari Bandung

o Asghar Ali Engineer

o Nasaruddin Umar - IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta

o Komaruddin Hidayat - Paramadina

o Said Agil Siraj - PBNU

o Denny JA, Univ. Jayabaya

o Rizal Mallarangeng - CSIS

o Budi Munawar Rahman - Paramadina

o Taufiq Adnan Amal - IAIN Alauddin Makassar

o Hamid Basyaib - Yayasan Aksara

o Ulil Abshar Abdalla - Lakpesdam NU

o Luthfi Assyaukanie - Paramadina

o Ade Armando - UI

o Syamsurizal Panggabean - UGM

o Ihsan Ali Fauzi - Ohio University

o Syaiful Mujani - Ohio University

o Mohammad Arkoun - University of Sorbone Perancis

o Sadeq Jalal Azam - Damascus University Suriah

 

BAB III

CARA UNTUK MENGHINDARI PENGARUH DARI ALIRAN SESAT

 

Pagari Akidah Anda

Dilaporkan bahwa Ahmadiyah mengaku jemaat mereka di Indonesia berjumlah ± 200.000 jiwa, ini artinya dalam setiap 200 orang islam di Indonesia, 1 orang telah disesatkan oleh Ahmadiyah, ini kalau kita katakan Muslim di Indonesia 200 juta orang, padahal jumlah sebenarnya kurang dari itu.

Belum lagi yang disesatkan oleh aliran-aliran lainnya, semisal; liberalisme, sekularisme, sosialisme, LDII, Syi'ah, inkar sunnah, Jamaah Salamullah, Islam murni, dan lain-lain.

Kenyataan ini membuat bulu kuduk kita berdiri, kita hidup di zaman fitnah dimana seseorang beriman di waktu pagi dan menjadi kafir di waktu sore, beriman di waktu sore dan menjadi kafir di waktu pagi.

Oleh karena itu lakukanlah langkah-langkah berikut, semoga Allah menetapkan kaki kita menapaki jalan-Nya yang lurus :

1. Kenalilah agama anda lebih mendalam lagi.

Manfaatkan keberadaan anda di perantauan ini dengan menuntut ilmu, mengikuti majelis-majelis taklim, kuliah studi islam, membaca buku islami, mendengarkan kaset-kaset ceramah agama, yang dapat menambah pengetahuan anda tentang agama .Allah, dan menambah kedekatan anda dengan kitabullah dan sunnah Rasulullah. Kami pernah bertemu dengan salah seorang da'i aliran sesat, ketika kami minta untuk tilawah Al Qur'an ternyata bacaannya seperti orang yang belum tamat belajar Iqra', dengan demikian kami yakin dia disesatkan karena ketidaktahuannya (kealpaannya) dengan agamanya, kemudian karena sedikit bisa berdiplomasi maka dinobatkan sebagai da'i.

2. Pererat hubungan anda dengan ustadz (orang yang anda yakini kebenaran akidahnya).

Mungkin anda tidak sempat mengikuti majelis taklim dan kuliah, akan tetapi anda dapat mendiskusikan (bertanya) kepada para ustadz-ustadz melalui telepon atau sms untuk hal-hal yang musykil bagi anda dalam masalah agama.

Logikanya, andai seekor anjing disanjung Allah dalam Kitab Suci-Nya lantaran keakrabannya dengan 7 orang pemuda shalih, apatah lagi seorang bani Adam yang memang telah dimuliakan Allah.

3. Bertemanlah dengan orang-orang yang mengingatkan anda akan Allah.

Kalau saja anda tidak bisa menghadiri majelis taklim, kuliah serta sungkan bertanya kepada para ustadz, pererat hubungan anda dengan teman sejawat yang mengikuti aktivitas-aktivitas keislaman tersebut, semoga anda mendapatkan bau wangi dan wewangian dari mereka di Dunia dan Akhirat.

Jangan sampai anda beranggapan bahwa tidak akan terjerat oleh kelompok-kelompok sesat, walau tanpa melakukan salah satu langkah-langkah di atas, dalam kata lain: anda menghindar dari majlis taklim, tidak bertanya kepada ustaz dan tidak berteman dengan orang-orang aktif telah bersabda bahwa serigaladalam keislaman. Karena dalam permisalannya Nabi hanya memangsa domba yang tertinggal dari rombongan.

4. Baca dan Pelajari Al Qur’an dan Hadits

“Kitab Al Quran ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa” [Al Baqarah:2]

”Hai orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah RasulNya, dan ulil amri di antara kamu. Jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu, kembalikanlah ia pada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama bagimu dan lebih baik.” [An Nisaa’:59]

“Aku telah meninggalkan pada kamu dua hal. Kitab Allah dan sunnahku, kamu tidak akan sesat selama berpegang padanya. (Riwayat Tirmidzi)

Dalam Al Qur’an ada perintah sholat, zakat, puasa, haji, berbuat baik, dan sebagainya. Dalam Al Qur’an juga ada larangan berzina, mencuri, berpecah-belah, fanatik golongan, dan sebagainya. Dalam Hadits juga dijelaskan bermacam-macam perintah dan larangan Allah.

Jika ucapan dan tindakan pemimpin dan anak buahnya bertentangan dengan Al Qur’an dan Hadits (misalnya sholat hanya 1 kali atau mengajarkan perzinahan) maka mereka adalah kelompok sesat.

Jika meragukan kebenaran Al Qur’an maka dia sesat. Contohnya paham Liberalisme yang meragukan Al Qur’an berdasarkan hadits palsu yang dibuat oleh orientalis:

“Kitab Al Quran ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa” [Al Baqarah:2]

“Dan jika kamu tetap dalam keraguan tentang Al Quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat yang semisal Al Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar. “ [Al Baqarah:23]

“Dan sesungguhnya mereka (orang-orang kafir Mekah) dalam keraguan yang menggelisahkan terhadap Al Quran.” [Huud:110]

Jika mengingkari Hadits/Sunnah Nabi maka sesat. Kelompok ini termasuk kelompok Ingkar Hadits/Sunnah

”Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” [An Nisaa’:59]

“Aku telah meninggalkan pada kamu dua hal. Kitab Allah dan sunnahku, kamu tidak akan sesat selama berpegang padanya. (Riwayat Tirmidzi)

5. Hati-hati dalam menafsirkan Al Qur’an

Ciri Aliran sesat adalah menafsirkan Al Qur’an semaunya untuk menimbulkan perpecahan.

Ayat Al Qur’an yang jelas tidak perlu ditafsirkan lagi. Ada pun Ayat Al Qur’an yang kurang jelas ditafsirkan dengan memakai ayat Al Qur’an lain yang berkaitan. Jika tak ada dengan hadits Nabi yang sahih.

“Dia menurunkan Al Quran kepadamu. Di antaranya ada ayat yang muhkamaat [jelas], itulah pokok isi Al qur'an dan yang lain ayat mutasyaabihaat [tak jelas]. Orang yang condong pada kesesatan mengikuti ayat-ayat yang mutasyaabihaat untuk menimbulkan fitnah dengan mencari-cari artinya, padahal tak ada yang tahu selain Allah. Orang yang dalam ilmunya berkata: "Kami beriman kepada ayat yang mutasyaabihaat, semua itu dari Tuhan kami." [Ali ‘Imran:7]

 

BAB IV

KESIMPULAN

Dari uraian – uraian yang ada di bab sebelumnya, dapat ditarik kesimpulan mengenai aliran sesat adalah sebagai berikut :

1. Aliran sesat didefinisikan sebagai aliran yang menyimpang dari mainstream masyarakat, namun batasan ini menjadi rancu karena kriteria kesesatan bersifat multikriteria. Aliran hanya dapat dinyatakan sebagai sesat apabila mengacu pada satu kumpulan kriteria yang dinyatakan secara apriori sebagai “tidak sesat”.

2. Sepuluh Kriteria Aliran Sesat

1) Mengingkari rukun iman dan rukun Islam

2) Meyakini dan atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dalil syar`i (Alquran dan as-sunah),

3) Meyakini turunnya wahyu setelah Alquran

4) Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Alquran

5) Melakukan penafsiran Alquran yang tidak berdasarkan kaidah tafsir

6) Mengingkari kedudukan hadis Nabi sebagai sumber ajaran Islam

7) Melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul

8) Mengingkari Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul terakhir

9) Mengubah pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan syariah

10) Mengkafirkan sesama Muslim tanpa dalil syar’i

 

3. Perbedaan Pendapat dan Perpecahan yang Menjadi pengaruh munculnya aliran sesat :

1) Ghuluw (berlebih-lebihan dalam bersikap),

2) Membantah bid'ah dengan bid'ah yang semisal,

3) Pengaruh dari luar Islam, contoh

4) Mengedepankan akal.

5) Filsafat Yunani

6) Ulama yang beraqidah menyimpang,

7) Kebodohan kaum Muslimin.

8) Tidak memiliki standar pemahaman yang benar.

9) Ikhtilaf yang didasari hawa nafsu.

10) Rasa Ashabiyah (fanatisme golongan).

11) Hasad (dengki)

12) Kecenderungan menyuburkan bid'ah dan hawa nafsu.

13) Menuhankan akal dan menomorduakan naql (dalil).

14) Pengaruh eksternal.

 

4. Aliran sesat yang berkembang di Indonesia

1) Aliran Pembaharu Isa Bugis

2) Faham Inkar Sunnah

3) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII)

4) Agama Ahmadiyah

5) Gerakan Syi'ah

6) Gerakan Lembaga Kerasulan (LK)

7) Ajaran Lia Aminuddin, Agama Salamullah

8) Ajaran Bijak Bestari

9) Agama (faham) Baha'i

10) Tarekat Naqsyabandiyyah Prof. DR. Kadirun Yahya.

11) Islam Liberal

 

5. Cara untuk menghindari pengaruh dari aliran sesat

1) Kenalilah agama anda lebih mendalam lagi

2) Pererat hubungan anda dengan ustadz (orang yang anda yakini kebenaran akidahnya).

3) Bertemanlah dengan orang-orang yang mengingatkan anda akan Allah.

4) Baca dan Pelajari Al Qur’an dan Hadits

5) Hati-hati dalam menafsirkan Al Qur’an

 

 

Daftar Pustaka

 

Dirasatul Firaq.(2007).Kajian tentang Aliran Aliran Sesat Dalam Islam.Tim Ulin Nuha Ma'had Aly An Nur.Pustaka Arafah. Surakarta.

kegunaan dari narkoba, narkoba merusak generasi

 BAB I

Pendahuluan 

A. Latar Belakang Penulisan

Generasi muda saat ini merupakan aset bangsa yang sangat berharga. Namun akhir- akhir ini anda pasti sering mendenger bahwa para remaja sering berprilaku negatif. Jika saja kita bandingkan remaja pada masa sekarang dengan remaja tahun 80-an, pastilah sangat berbeda jauh prilakunya. Yang pada masa dulunya baik, kini telah hancur. Perilaku negatif yang dilakukan oleh para remaja itu seperti penyalahgunaan narkoba, perjudian, sex bebas, perampokan, tawuran. Kondisi demikian sangatlah memprihatinkan.

Maka, dalam makalah ini, saya akan membahas tentang penggunaan narkoba yang sebenarnya sangatlah berbahaya. Namun para pencandunya tidaklah mengetahui bahaya tersebut. Mereka cuek saja. Dalam pikiran mereka, yang penting saat ini puas. Urusan mati atau tidak itu urusan nanti. Keadaan demikian sangat memperihatinkan. Jadi perlu adanya dukungan dari guru, orang tua, teman, saudara. Namun, terkadang orang yang seharusnya mendukung itu malah menjerumuskan si anak ke dalam lembah hitam.

Jika kita melihat realita yang ada pada saat ini adalah bahwa pengguna jarum suntik pun semakin bertambah dan tidak melihat dari segi usia yang ada, karena jumlah pengguna yang semakin bertambah sehingga pengguna tersebut tidak melihat dari segi umur, jenis kelamin dan ras dan semakin meningkatnya jumlah pengguna tersebut kebanyakan dari mereka tidak mengetahui bahaya dari narkoba tersebut serta mereka tidak mengetahui informasi yang benar tentang bahaya dari narkoba sehingga kebanyakan dari mereka terus menggunakan drugs sampai sekian lama.

 

B. Permasalahan

Permasalahan ini terjadi akibat para remaja yang tidak lagi memperhatikan moral dan etika. Oleh sebab itu, diperlukannya kesadaran dari setiap generasi muda. Agar permasalahan ini lebih terperinci, saya hendak membatasi hal ini. Adapun masalah tersebut sebagai berikut:

1.    Bagaimana asal mula dari narkoba itu sendiri?

2.    Apa bahaya penggunaan narkoba?

3.    Apa saja jenis jenis narkoba?

4.    Apa alasan remaja memakai narkoba?

5.    Apa saja faktor yang dapat menyebabkan remaja memakai narkoba?

6.    Bagaimana cara menangani overdosis?

 

C. Metode Penelitian

Pengumpulan data tentang bahaya narkoba dilakukan dengan cara:

1.    Pencarian buku buku yang berhubungan dengan topik

2.    Wawancara dengan orang orang yang bersangkutan seperti orang tua atau guru

3.    Pencarian dari internet

4.    Media cetak tertentu

 

D. Kegunaan penelitian

Penelitian ini berguna bagi semua orang khususnya para remaja agar tidak menggunakan  narkoba. Diantaranya:

1.    Mengetahui dampak negatif narkoba

2.    Mengetahui tentang hal – hal apa saja yang dapat membuat remaja terjerumus ke narkoba

3.    Mengetahui komposisi berbahaya dari narkoba

4.    Mengetahui jenis – jenis narkoba

BAB II

NARKOBA

 

A. Pengertian Narkoba

Narkoba singkatan dari narkotika, psikotropika dan zat adiktif. Seperti yang anda ketahui, saat ini penggunaan nakoba semakin marak dan pada umumnya dipakai oleh kalangan remaja. Beberapa jenis narkotika tertentu seperti ganja berasal dari Indonesia tepatnya di Aceh dan di sumatera utara merupakan jenis Canabis Sativa yang terkenal di dunia dan paling menarik perhatian orang karena memberi perasaan gembira. Pada bab berikutnya akan dijelaskan lagi lebih mendalam tentang hal ini.

Walau sudah dicegah aparat kepolisian supaya penggunaannya tidak meluas, namun  penanamannya masih saja Jumlah pengguna narkoba pada saat ini semakin meningkat dan jumlah yang telah terinfeksi virus Hepatitis C dan HIV/AIDS juga semakin bertambah. Jika kita melihat realita yang ada pada saat ini adalah bahwa pengguna jarum suntikpun semakin bertambah dan tidak melihat dari segi usia yang ada, karena jumlah pengguna yang semakin bertambah sehingga pengguna tersebut tidak melihat dari segi umur, jenis kelamin dan ras. Dan semakin meningkatnya jumlah pengguna tersebut kebanyakan dari mereka tidak mengetahui bahaya dari narkoba tersebut serta mereka tidak mengetahui informasi yang benar tentang bahaya dari narkoba sehingga kebanyakan dari mereka terus menggunakan drugs sampai sekian lama.

 

B. Sejarah Adanya Narkoba

Ribuan tahun yang lalu Manusia telah mengetahui tentang cara menggunakan bahan –bahan yang berasal dari dari tumbuhan liar seperti ganja, mariyuana, cannabis sativa, kokkain, opium dll. Tubuhan tersebut sebenarnya digunakan untuk relaksasi tapi ada juga yang memakainya untuk pengobatan. Lama kelamaan bahan ini diketahui dapat menyebabkan dapat menyebabkan perubahan perilaku karena pada tumbuhan tersabut mengandung zat psikoaktif yang dapat membuat seseorang menjadi bergantung pada pemakiannya.

5000 – 6000 tahun sebelum masehi opium ditemukan disekitar mesopotamia sekitar Iraq. Bahan ini diambil dari getah buah tanaman papaver sumaniferum. Kemudian ada lagi morfin yang awalnya ada di India den lalu menyebar ke China, Laos, Thailand dan bagian Eropa lainnya. Opium dulunya masuk ke China dan dipergunakan sebagai obat disentri, dan berabad – abad kemudian disalahgunakan hingga melatarbelakangi perang candu (1839 – 1842) di daratan Tiongkok. Sepanjang sejarahnya, khasiat ganja cannabis sativa ini paling menarik perhatian orang karena memberi perasaan gembira dan rasa percaya diri namun bahanya tidak dipikirkan oleh penggunanya.

 

C. Narkoba Dari Sudut Pandang Agama

Tidak ada satupun agama di muka bumi ini yang memperbolehna penganutnya memakai narkoba. Belakangan ini sudah sangat santer merebaknya narkoba di Indonesia. Narkoba terjual laris manis seperti kacang goreng apalagi di kalangan remaja sampai ada yang rela menjal harta benda orang tua mereka demi barang haram tersebut. Oleh sebab itu, penggunaan narkoba harus ditanggulang dan dikahwatirkan bangsa ini akan kehilangan generasi penerus.

Seperti pada pandangan beberapa agama, contohnya Kristen, bahwa pengguna Narkoba secara gelap adalah perbuatan jahat dan akan mengalami kebinasaan dalam hidup. Agama Budha sendiri menutup tolak pergaulan yang berkaitan dengan narkoba.

 

D. Bahaya Narkoba

Bahaya yang diakibatkan oleh pemakaian narkoba dapat bermacam-macam dan terkadang bagi pecandu itu sendiri kebanyakan tidak mengetahui organ tubuh mana saja yang dapat terserang, sehingga mereka tidak dapat mengetahui bahwa akibat dari pemakaian tersebut akan banyak sekali kerugian yang mereka dapatkan atau mereka derita, tidak hanya organ tubuh seperti otak, jantung dan paru-paru mereka yang terserang bahkan viruspun akan lebih mudah masuk kedalam tubuh mereka, seperti virus Hepatitis C, virus HIV/AIDS dan juga penyakit menular lainnya.

Bahaya ini tidak hanya menyerang fisik saja melainkan mental, emosional dan spiritual mereka. Kebanyakan dari pengguna narkoba yang menggunakan jarum suntik, akan lebih mudah terinfeksi virus Hepatitis C dan HIV/AIDS yang akan lebih mudah masuk kedalam organ tubuh mereka tanpa mereka ketahui. Karena kebanyakan dari pengguna jarum suntik, mereka tidak memikirkan resiko yang akan mereka peroleh sehingga mereka sering kali untuk bertukar jarum suntik dan menggunakan jarum suntik secara terus menerus tanpa memikirkan kebersihan dari jarum suntik tersebut. Jadi kebanyakan dari mereka tidak menggunakan jarum suntik yang baru, mereka lebih memilih untuk menggunakan jarum suntik yang lama.

Padahal dari penggunaan jarum suntik yang terus menerus tanpa memperhatikan kebersihannya akan mengakibatkan bakteri yang ada dalam jarum suntik tersebut lebih mudah masuk kedalam tubuh si pemakai dan akan lebih mudah lagi menyerang organ tubuh mereka. Bahaya-bahaya lain yang akan mereka peroleh akan lebih banyak lagi bahkan mereka tidak memperdulikan akan keselamatan mereka dan juga masa depan mereka jika mereka terus menerus menggunakan narkoba. Dan bahaya tersebut tidak hanya menyerang fisik mereka saja, melainkan mental, emosional dan spiritual merekapun akan terganggu.

Dari setiap narkoba memiliki bahaya masing-masing dan akan merugikan kesehatan mereka. Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang bahaya dari narkoba yang merusak organ tubuh manusia seperti jantung, paru-paru dan liver, dan mengetahui dampak apa yang akan terjadi jika si pengguna narkoba tidak mau berhenti menggunakan narkoba, sebaiknya kita melihat realita yang ada bahwa pengguna narkoba tidak ada yang berakhiran baik melainkan fisik, mental, emosional dan spiritualnya akan mengalami gangguan dan bahkan jika mereka terus menggunakan tidak menutup kemungkinan jika mereka berakhiran dengan kematian yang akan dengan mudah menyerang mereka.

 

E. Jenis Narkotika

1.    Ganja/ Mariyuena/ cannabis sativa

Ganja dikenal dengan nama cannabis sativa pada mulanya digunakan sebagai obat relaksan  untuk megatasi keracunan ringan. Namun setelah diketahui dapai menimbulkan kecanduan, maka sejak perang dunia ke-II tidak lagi diperkenankan menjual, mengedarkan apalagi memakai. Banyak orang mengkonsumsi ganja dengan cara menghisap dan lain sebagainya. Zat ini membuat ketagihan secara mental. Membuat orang yang menggunakannya menjadi lambat berpikir. Seringkali pengguna memakai ganja guna mendapat kepuasan maksimal. Ganja mengandung bahan kimia yang dapat mempengaruhi pemakai dalam hal melihat dan mendengar. Beberapa efek yang ditimbulkan pecandu:

 

    Riang ria berlebihan

    Merasa percaya diri tanpa peduli lingkungan sekitar

    Nafsu makan bertambah namun malas bekerja

    Egonya tinggi

    Terkadang mata sayu, merah, penglihatan kabur

    Bila sendirian sering mengalami halusinasi dan banyak keringat

    Tidak memiliki rasa sopan santun

 

Perlu diketahui bahwa ganja adalah perkenalan pertama sebelum masuk ke dunia yang lebih gelap lagi, yang bernama heroin, yang dapat mengakibatkan efek yang lebih mematikan daripada ganja.

 

2.    Morfin (Narkotika)

Morfin merupakan turunan opium yang dibuat dari hasil pencampuran getah poppy dengan bahan kimia lainnya. Sifatnya jadi lebih semi sintetik. Morfin merupakan zat aktif yang sebenarnya dipakai untuk mengurangi rasa sakit pada saat dilakukannya pembedahan atau operasi. Pada tahun 1856, zat ini di gunakan untuk mengobati serdadu yang luka. Karena diketahui dapat menyebabkan ketagihan, maka penggunaannya diganti obat lainnya

3.    Heroin

Heroin merupakan turunan dari morfin yang sudah mengalami proses kimiawi. Pada mulanya heroin ini digunakan untuk mengobati ketergantungan morfin, tetapi kemudian baru diketahui bahwa kecanduan heroin lebih hebat. Bentuk dari heroin ini berupa serbuk putih tidak berbau. Efek pengguna morfin:

 

    Dapat menekan kegiatan sistem saraf

    Memperlambat pernafasan dan detak jantung, sesak nafas

    Memperbesar pembuluh darah

    Mengecilnya bola mata

    Adanya perasaan mau muntah atau mual – mual bagi pemula

    Bila overdosis berbahaya hingga dapat merenggut nyawa

    Menggangu kerja organ tubuh seperti lever, jantung, paru – paru, ginjal dan usus.

 

4.    Kokain

Efek penggunaan kokain dapat menyebebkan berkurangnya rasa percaya diri, halusinasi, merusak sistem susunan syaraf di otak, memperburuk sistem pernafasan. Penggunaan berlebihan dapat merusak kesehatan dan merenggut nyawa.

 

F. Jenis Psikotropika

Psikotropika adalah obat –obatan yang bukan narkotika namun memiliki efek yang sama dengan narkotika. Karena sasaran dari obat – obatan tersenut adalah sistem sara tertentu dari sistem saraf di otak. Pemakaian obat ini menyebabkan perubahan prilaku dan pada aktifitas mental. Beberapa contoh obat – obatannya:

1.    Shabu

Zat yang tidak berbau dan bening ini dalam dunia kedokteran disebut juga dengan istilah Methamfetamine yang masih saudara kandung extacy, karena sama – sama tergolong dalam keluarga psikotropika simulansia. Shabu – shabu tidak lagi dimiliki orang berkantong tebal. Namun orang biasapun bisa membelinya dengan harga murah. Indikasi:

 

    Bentuk seperti kristal putih

    Efek penggunaan zat menyebabkan kenikmatan semu

    Mengakibatkan efek negatif pada sistem syaraf

    Pemakai akan bergantung secara fisik dan mental.

    Penggunaan  terus menerus dapat merusak otot jantung

    Efek penggunaannya menjurus pada perilaku kekerasan

    Berat badan menyusut

    Kejang – kejang

    Dapat menyebabkan impotent

    Overdosis menyebabkan kerusakan lever dan paru - paru

 

Akibat dari penggunaan shabu – shabu dapat menyebabkan berat badan menyusut, kejang – kejang, kerusakan ginjal, kerusakan jantung, gila, impotent, halusinasi, paranoid, serangan jantung dan mati merana.

2.    Extacy

Extacy adalah jenis psikotropika yang paling banyak di produksi. Harganya bervariasi, mulai dari Rp 10.000,00 sampai dengan Rp 100.000,00. Psikotropika yang bernama lain Inex diproduksi secara ilegal. Zat kimia berbahaya sering dicampurka di extacy ini. Bahan – bahan pembuatan extacy ini murah dan mudah didapat contohnya, serbuk kaca, insektisida, baygon dll. Akibat dari penggunaan extacy ini:

 

    Diare

    Hyperaktif

    Gemetar tak terkontrol

    Denyut nadi cepat

    Hilang selera makan

    Rasa haus

    Sakit kepala

 

Akibat dari penggunaan yang berlebih yaitu overdosis yang menyebabkan pembuluh darah di otak pecah dan menyebabkan kematian

 

G. Zat Adiktif

Meskipun bahan atau zat adiktif bukan tergolong narkotika, namun penyalahguaannya dapat berdampak buruk bagi seseorang karena dapat menimbulkan ketergantungan bagi pemakainya. Selain merusak kesehatan akibat minuman keras yang mengandung etanol, tapi juga dapat memabukkan. Begitu pula tembakau yang mengandung nikotin dan tar yang dapat menimbulkan penyakit jantung koroner juga lem jenis tertentu yang tidak boleh dihirup terus menerus.

 

H. Alasan Remaja Menggunakan Narkoba

Masalah utama remaja berawal dari pencarian jati diri. Mereka mengalami krisis identitas karena untuk dikelompokkan ke dalam kelompok anak-anak merasa sudah besar, namun kurang besar untuk dikelompokkan dalam kelompok dewasa. Hal ini merupakan masalah bagi setiap remaja di belahan dunia ini. Oleh karena pergumulan di masa remaja ini, maka remaja mempunyai kebutuhan sosialisasi yang seoptimal mungkin, serta dibutuhkan pengertian dan dukungan orangtua dan keluarga dalam kerentanan di masa remaja.

Bila kebutuhan remaja kurang diperhatikan, maka remaja akan terjebak dalam perkembangan pribadi yang "lemah", bahkan dapat dengan mudah terjerumus ke dalam belenggu penyalahgunaan narkoba.Hingga sekarang, penyalahgunaan narkoba semakin luas di masyarakat kita, terutama semakin banyak di kalangan para remaja yang sifatnya ingin tahu dan ingin coba-coba. Banyak alasan mengapa banyak yang terjerumus ke bahan terlarang dan berbahaya ini kemudian tidak mampu melepaskan diri lagi. Alasannya antara lain:

1. Hal ini sudah dianggap sebagai suatu gaya hidup masa ini

2. Dibujuk orang agar merasakan manfaatnya

3. Ingin lari dari masalah yang ada, untuk merasakan kenikmatan sesaat

4. Ketergantungan dan tidak ada keinginan untuk berhenti

5. Dan mungkin masih banyak alasan lainnya.

 

Kiat menyampaikan Bahaya narkoba bagi anak anak sesuai tahapan usia:

1.    Orangtua merupakan panutan bagi anak. Segala hal yang dikatakan dan dilakukan orang tua  sehubungan dengan narkoba akan mempengaruhi keputusan yang mereka ambil mengenai narkoba. Sebagai panutan bagi anak sebaiknya orangtua:

a.    Memberikan contoh perilaku dan sikap yang positif

b.    Melibatkan diri dalam kehidupan sosial anak-anak

c.    Menjelaskan kepada anak mengenai harapan orangtua, beri dukungan untuk mencapainya

d.    Mendiskusikan masalah Narkoba sejak usia dini dgn cara yg sesuai dengan tahapan usianya

e.    Mendiskusikan konsekuensi negatif dari penyalahgunaan Narkoba

f.    Memberikan perhatian yang besar terhadap siap dan keputusan yang diambil anak mengenai penyalahgunaan Narkoba

2.    Menetapkan pendirian terhadap penyalahgunaan narkoba:

a.    Anak ingin orangtua untuk berbicara kepada mereka mengenai Narkoba. Kalau orangtua terlihar ragu-ragu atau tidak yakin akan pendiriannya sendiri, maka anak justru akan tergoda untuk mencobanya. Orangtua perlu memperkaya diri dengan pengetahuan mengenai Narkoba dan sampaikan pengetahuan tersebut kepada anak dengan sikap yakin percaya diri

b.    Konsekuensi jika anak mencoba menggunakan Narkoba juga perlu didiskusikan. Jelaskan hukuman apa yang akan diterima dan bagaimana pelaksanaannya. Konsekuensi yang dipilih sebaiknya beralasan dan berkaitan dengan kesalahan yang telah dibuat bagi si pemakai

c.    Berlawanan dengan yang selama ini dikhawatirkan orangtua, peraturan yang ketat di rumah ternyata tidak akan membuat anak merasa terasing. Bila peraturan yang ketat disertai dengan penjelasan bahwa tujuannya adalah untuk melindungi anak dari bahaya, mereka justru merasa bahwa orangtua memberikan cukup perhatian dan kasih sayang

3.    Kiat Mengajarkan Anak Mengenai Bahaya Narkoba. Tingkat pemahaman berbeda, maka strategi penyampaian perlu disesuaikan dengan usia/tahapan perkembangan anak.

I. Akibat Penyalahgunaan Narkoba

Ada baiknya kita mengintip sedikit lagi tentang narkoba. Apa saja sih jenis-jenis narkoba? Menurut situs kespro dot info, pada dasarnya narkoba itu dibagi atas 4 kelompok, yaitu:

1. narkotika, terutama opiat atau candu.

2, halusinogenik, misalnya ganja atau mariyuana

3. stimulan, misalnya ekstasi dan shabu-shabu

4. depresan, misalnya obat penenang.

 

Masing-masing kelompok mempunyai pengaruh tersendiri terhadap tubuh dan jiwa penggunanya. Opiat, yang menghasilkan heroin atau “putauw” menimbulkan perasaan seperti melayang dan perasaan enak atau senang luar biasa, yang disebut euforia. Tetapi ketergantungannya sangat tinggi dan dapat menyebabkan kematian. Marijuana atau ganja, yang termasuk kelompok halusinogenik, mengakibatkan timbulnya halusinasi sehingga pengguna tampak senang berkhayal.

Tetapi sekitar 40-60 persen pengguna justru melaporkan berbagai efek samping yang tidak menyenangkan, misalnya muntah, sakit kepala, koordinasi yang lambat, tremor, otot terasa lemah, bingung, cemas, ingin bunuh diri, dan beberapa akibat lainnya. Bahan yang tergolong stimulan menimbulkan pengaruh yang bersifat merangsang sistem syaraf pusat sehingga menimbulkan rangsangan secara fisik dan psikis. Ecstasy, yang tergolong stimulan, menyebabkan pengguna merasa terus bersemangat tinggi, selalu gembira, ingin bergerak terus, sampai tidak ingin tidur dan makan.

Akibatnya dapat sampai menimbulkan kematian. Sebaliknya bahan yang tergolong depresan menimbulkan pengaruh yang bersifat menenangkan. Depresan atau yang biasa disebut obat penenang, dibuat secara ilmiah di laboratorium. Berdasarkan indikasi yang benar, obat ini banyak digunakan sesuai dengan petunjuk dokter. Dengan obat ini, orang yang merasa gelisah atau cemas misalnya, dapat menjadi tenang. Tetapi bila obat penenang digunakan tidak sesuai dengan indikasi dan petunjuk dokter, apalagi digunakan dalam dosis yang berlebihan, justru dapat menimbulkan akibat buruk lainnya. Pada dasarnya akibat penyalahgunaan narkoba dapat dibagi menjadi akibat fisik dan psikis. Akibat yang terjadi tentu tergantung kepada jenis narkoba yang digunakan, cara penggunaan, dan lama penggunaan.

Beberapa akibat fisik ialah kerusakan otak, gangguan hati, ginjal, paru-paru, dan penularan HIV/AIDS melalui penggunaan jarum suntik bergantian. Sebagai contoh, sekitar 70 persen pengguna narkoba suntikan di Cina tertular HIV/ AIDS. Di Indonesia, sejak beberapa tahun terakhir ini jumlah kasus HIV/AIDS yang tertular melalui penggunaan jarum suntik di kalangan pengguna narkotik tampak meningkat tajam.

Akibat lain juga timbul sebagai komplikasi cara penggunaan narkoba melalui suntikan, misalnya infeksi pembuluh darah dan penyumbatan pembuluh darah. Di samping akibat tersebut di atas, terjadi juga pengaruh terhadap irama hidup yang menjadi kacau seperti tidur, makan, minum, mandi, dan kebersihan lainnya. Lebih lanjut, kekacauan irama hidup memudahkan timbulnya berbagai penyakit. Akibat psikis yang mungkin terjadi ialah sikap yang apatis, euforia, emosi labil, depresi, kecurigaan yang tanpa dasar, kehilangan kontrol perilaku, sampai mengalami sakit jiwa.

Akibat fisik dan psikis tersebut dapat menimbulkan akibat lebih jauh yang mungkin mengganggu hubungan sosial dengan orang lain. Bahkan acapkali pula merugikan orang lain. Sebagai contoh, perkelahian dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi karena pelaku tidak berada dalam keadaan normal, baik fisik maupun psikis.

 

J. Cara Menangani Overdosis

Cara menghindari Overdosis:

    Berhenti menggunakan obat sama sekali

    Jika sudah beberapa hari tidak pakai obat, pakai sedikit saja

    Jangan langsung pakai obat dengan dosis tinggi

    Tanyakan orang yang tahu jika terjadi over dosis

    Cari sebanyak mungkin informasi tentang obat yang akan digunakan

    Hati hati jika akan mencoba obat jenis baru

    Jangan menambah obat lagi sebelum obat mempunyai efek pada badan

Cara menangani Overdosis:

    Singkirkan berbagi alat yang bisa membahayakan korban

    Upayakan korban tetap sadar

    Jika tdk ada respon, bukalah mulutnya, pastikan tdk ada sumbatan dlm tenggorokannya

    Jika tidak bernafas, berilah nafas buatan

    Jika korban pingsan dan mulutnya berbusa, bersihkan busa dalam mulut korban

    Baringkan korban dalam posisi miring

 

BAB III

Penutup

 

A. Kesimpulan

Berdasarkan uraian dari bab 1 dan bab 2, diperoleh kesimpulan bahwa narkoba merupakan zat berbahaya bagi semua orang. Penggunaan narkoba akan berdampak negatif bagi pengguna, contohnya kematian atau timbulnya penyakit AIDS. Oleh sebab itu, kita sebagai generasi muda haruslah tidak menggunakan narkoba juga menjauhkannya dari orang – orang sekitar kita.

 

B. Saran

Seperti pepatah “Tak  ada yang sempurna di dunia ini”, begitu pula dengan makalah saya ini. Hanya inilah yang bisa saya tulis. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam makalah ini. Jadi saya mohon kritik dan saran sehat dari anda. Terima kasih.

 

Daftar Pustaka

 

 

Hawari, Dadang. 2002. Narkoba Jadi Ancaman Nasional. Jakarta: Kliping Republika.

Ain. 2002. Pedoman Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba. Medan: Yayasan Indah sari.

Ain. 2002. Awas Narkoba Sumber Bencana. Medan:Lembaga Terpadu Permasyarakatan Anti Narkoba Sumatera Utara.

Yayasan Kasih Mulia. 2001.Jangan Biarkan Mereka Terpuruk. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Yayasan Anak Bangsa. 2001. For  aDrug Free Indonesia. Jakarta: YCAB

Mr.Ain.2004. Pahami Kejahatan Narkoba. Medan: Letupan